Istilah homonimi mungkin sudah akrab di lingkungan kita. Tarigan
(2009:25) mengatakan bahwa homonim adalah kata-kata yang bunyinya sama akan
tetapi mempunyai makna yang berbeda. Misalnya kata tongkol yang berarti ikan laut sejenis cakalang yg dapat dimakan dengan tongkol
tangkai tempat butir jagung melekat. Apabila kita perhatikan kedua kata di
atas memiliki bunyi yang sama akan tetapi makna keduanya sangat berbeda. Hal
inilah yang dinamakan kata yang berhomonim.
Pendapat
di atas juga diperkuat oleh Aminudin. Aminudin (1985:124) mengatakan “Homonimi
adalah beberapa kata yang memiliki ujaran yang sama tetapi memiliki makna yang
berbeda.” Contoh dari kata yang berhomonimi misalnya kata kakak yang
berarti saudara kita yang lebih tua dengan kakak yang berarti tertawa
terbahak-bahak.
Cara mudah untuk membuktikan bahwa
kata itu adalah homonim adalah dengan membuktikannya di dalam kamus. Kata yang
berhomonim akan ditandai dengan angka Arab, misaln ya sebagai berikut
1. Kakak.........
2. Kakak........
1. Bandar......
2. Bandar.....
Pendapat
lainnya diutarakan oleh Abdul Chaer (2009:96) yang mengatakan bahwa homonimi
selain terjadi pada tataran kata juga dapat terjadi pada morfem, frase, ataupun
kalimat. Misalnya homonim morfem terikat –nya pada kalimat : “Pada saat
kehujanan itu saya pinjam bajunya” yang berhomonimi dengan kalimat : “Andi,
bajunya kamu taruh di mana?”. Di dalam kalimata itu tampak jelas bahwa morfem –nya
pada kalimat pertama menyatakan kata ganti orang sedangkan pada kalimat ke
dua menyatkan baju tertentu.
Homonimi
juga dapat terjadi dalam tataran kalimat. Contohnya adalah Rumah orangtua yang aneh itu megah. Dalam
kalimat itu bisa mempunyai arti ganda. Arti pertama berarti rumah yang aneh
itu yang megah, yang aneh bukan orangtua
akan tetapi rumah. Sedangkan arti yang kedua adalah orangtua yang
aneh. Jadi orangtuanya yang aneh bukan rumahnya.
Homofoni adalah dua kata yang sama
ujarannya namun kata bda dalam bentuk tulisannya. contoh dari kata homofon
adalah bang dengan bank. Kedua kata itu ujurannya sama,
tulisannya berbeda, maknanya juga berbeda. Kata bang berarti kakak
laki-laki, sadangkan bank adalah lembaga yang mengurus lalulintas uang.
Istilah homografi mengacu kepada
bentuk ujaran yang sama ejaannya, namun memiliki ujaran yang berbeda. Contoh
dari homografi misalnya kata memerah /m∂m∂rah
yang berarti ‘melakukan perah’ dengan kata /m∂merah/
yang berarti ‘menjadi merah’.

0 komentar:
Posting Komentar