Rabu, 03 April 2013

homonimi, homofoni, homografi


Istilah homonimi mungkin sudah akrab di lingkungan kita. Tarigan (2009:25) mengatakan bahwa homonim adalah kata-kata yang bunyinya sama akan tetapi mempunyai makna yang berbeda. Misalnya kata tongkol yang berarti ikan laut sejenis cakalang yg dapat dimakan dengan tongkol tangkai tempat butir jagung melekat. Apabila kita perhatikan kedua kata di atas memiliki bunyi yang sama akan tetapi makna keduanya sangat berbeda. Hal inilah yang dinamakan kata yang berhomonim.

Pendapat di atas juga diperkuat oleh Aminudin. Aminudin (1985:124) mengatakan “Homonimi adalah beberapa kata yang memiliki ujaran yang sama tetapi memiliki makna yang berbeda.” Contoh dari kata yang berhomonimi misalnya kata kakak yang berarti saudara kita yang lebih tua dengan kakak yang berarti tertawa terbahak-bahak.
            Cara mudah untuk membuktikan bahwa kata itu adalah homonim adalah dengan membuktikannya di dalam kamus. Kata yang berhomonim akan ditandai dengan angka Arab, misaln ya sebagai berikut
1.      Kakak.........
2.      Kakak........
1.      Bandar......
2.      Bandar.....
Pendapat lainnya diutarakan oleh Abdul Chaer (2009:96) yang mengatakan bahwa homonimi selain terjadi pada tataran kata juga dapat terjadi pada morfem, frase, ataupun kalimat. Misalnya homonim morfem terikat –nya pada kalimat : “Pada saat kehujanan itu saya pinjam bajunya” yang berhomonimi dengan kalimat : “Andi, bajunya kamu taruh di mana?”. Di dalam kalimata itu tampak jelas bahwa morfem –nya pada kalimat pertama menyatakan kata ganti orang sedangkan pada kalimat ke dua menyatkan baju tertentu.
Homonimi juga dapat terjadi dalam tataran kalimat. Contohnya adalah  Rumah orangtua yang aneh itu megah. Dalam kalimat itu bisa mempunyai arti ganda. Arti pertama berarti rumah yang aneh itu  yang megah, yang aneh bukan orangtua akan tetapi rumah. Sedangkan arti yang kedua adalah orangtua yang aneh. Jadi orangtuanya yang aneh bukan rumahnya.
            Homofoni adalah dua kata yang sama ujarannya namun kata bda dalam bentuk tulisannya. contoh dari kata homofon adalah bang dengan bank. Kedua kata itu ujurannya sama, tulisannya berbeda, maknanya juga berbeda. Kata bang berarti kakak laki-laki, sadangkan bank adalah lembaga yang mengurus lalulintas uang.
            Istilah homografi mengacu kepada bentuk ujaran yang sama ejaannya, namun memiliki ujaran yang berbeda. Contoh dari homografi misalnya kata memerah /mmrah yang berarti ‘melakukan perah’ dengan kata /mmerah/ yang berarti ‘menjadi merah’.
           

0 komentar:

Posting Komentar

Ads 468x60px

Popular Posts

About Me

Foto Saya
ini foto kenangan kami sewaktu studi tour ke taluk kuantan. hmm, benar benar pengalaman yang menyenangkan. hawa di sana terasa sejuk tanpa polusi

Followers

Cari Blog Ini

Featured Posts